Journey

kata demi kata terkumpul menjadi satu
kemudian dituliskan dalam suatu bentuk ungkapan kalimat
dan menjadikannya sebagai curahan isi hati
hanya bisa menjadikannya pelampiasan
atas hati yang penuh gejolak
atas hati yang tak bisa mencapai
atas hati yang sedang bersorak
hingga akhirnya terwujud sebuah halaman kosong
yang sedikit demi sedikit terisi dalam sebuah kotak

Wednesday, July 01, 2009

Berdiri dalam Keanehan

mungkin memang kekhilafan itu selalu datang diujung sesal
teriring dengan kegelisahan dan kegundahan
mungkin memang kealpaan itu selau teriring dengan kecemasan
sehingga disambut dengan logika yang tak sehat
dan hari demi hari kulalui dengan beribu kegelisahan
akan bongkahan yang masih terpendam di dalam hati
batu yang baru saja kutemukan di tengah perjalananku menapaki hidup
otakku serasa beku dan terpaku
jiwaku serasa melayang entah dimana
aku merasa bukan di dalam jiwa yang sama
entah
yang jelas batu dalam hati dan otak itu bisa membuatku terdiam
hanya bisa menatap dalam jalan panjang yang melebar dengan mulut menganga
aku tak biasa membuat kesalahan dan kealpaan seperti ini
otakku ada dimana
hatiku ada dimana
jiwaku ada dimana

Friday, May 15, 2009

Kota Itu.....Kenangan Itu

entah kenapa....
aq mengingatmu dalam detik-detik terakhir ini..

harum wangimu di kala pagi menjelang
aroma khas masakanmu
kenangan ketika melintas di jalanmu
malam harimu yang syahdu

tak kusangka bisa serindu ini....

dulu, kupikir aku bisa menjauh darimu
tuk bisa menjadi seorang tonggak kebanggaan

kucoba tuk meraih masa depan di negeri impian
tapi hatiku masih terpatri padamu

Solo....

Friday, December 05, 2008

puisi dan waktu

seseorang bertanya kepadaku.....
'kapan kmu akan membuat sebuah puisi lagi'

kujawab....
'menulis puisi itu tak bisa diatur oleh waktu'

kemudian dia bertanya....
'itu tidak menunjukkan timing'


dear friend....
terkadang logika tak berjalan sesuai dengan waktu
begitupun dengan nurani dan seni
detik demi detik bertalu menjadi menit
kemudian masuk menjadi jam, bahkan abad....
keinginan untuk berbuat sesuatu yang hanya mengandalkan nurani itupun demikian
hanya terpisah oleh logika bernama tulisan
akupun berkata "bisa" ketika hendak membuat sebuah karya yang kau tentukan
namun tak semudah itu kawan....
sekokoh-kokohnya aku dalam menembus batas bernama waktu
namun tak semudah itu ungkapan kata-kata penuh makna itu tercipta
dan sekarang...
sehari berlalu setelah permintaanmu
"i've made it"




ngga ngerti deh ini bisa dibilang puisi ato ngga
i have no idea at all when i wrote this poetry



Monday, November 10, 2008

JEJAK

semua mungkin terjadi seperti dulu...
hanya datang , memberi jejak yang kini kian dalam tercetak...
dan menghilang...

mungkinkah kini hanya tersisa waktu untuk kembali menghapus jejak-jejak itu?